Fakta-fakta Agama Shinto yang Berasal dari Jepang

Sesuai dengan judul artikel yang ada di mana kami akan membahas tentang fakta-fakta yang ada di dalam agama Shinto dan berdasarkan dari negara Jepang. Agama Shinto menjadi agama atau aliran kepercayaan yang telah dipeluk oleh mayoritas penduduk di negara Jepang. Keberadaan anne-marie agama atau aliran kepercayaan yang satu ini memang sudah ada di Jepang sejak ribuan tahun yang lalu di mana ini menjadi satu dengan adanya kebudayaan dari Jepang sendiri. Hal ini dikarenakan agama panteistik atau mereka bagi para penganut Shinto akan menyembah adanya dewa atau roh yang berada di kuil lokal tertentu atau disembahnya secara global seperti halnya mereka menyembah dewa matahari amaterasu.

Diperkirakan juga jika agama Shinto ini berkembang dari adanya ritual dan juga dewa-dewa pemukim yang awalnya berdasarkan dari negara Jepang. Agama atau aliran kepercayaan yang satu ini telah memiliki aspek animisme dimana ini menjadi sebuah keyakinan bahwa, roh sudah berada di dalam berbagai benda yang ada di di alam dunia ini. Oleh sebab itu agama Shinto, telah mengajarkan manusia untuk bisa menjalani kehidupannya secara berdampingan atau harmoni dengan alam sekitarnya. Selain itu untuk agama atau aliran kepercayaan ini dimaknai sebagai sebuah filosofi sekaligus budaya di negara tersebut. Tak seperti negara-negara lainnya yang mana memiliki agama dengan adanya kepercayaan terhadap Tuhan dan juga terhadap kitab sucinya. Berarti sangat jelas jika agama Shinto atau aliran kepercayaan ini tidak memiliki adanya kitab suci, tidak adanya doa-doa yang benar-benar dibakukan didalamnya sampai dengan tidak memiliki ritual formal yang wajib untuk diikuti oleh setiap penganutnya. Sekalinya ada ritual memang umumnya ditujukan langsung untuk suatu kuil-keluarga maupun dewa-dewa tertentu saja.

Sekilas Agama Shinto

Jadi untuk agama Shinto atau aliran kepercayaan yang satu ini memang, tidaklah mengikat hingga para pemeluknya benar-benar bebas memiliki agama lain walau tetap melakukan ritual ke shinto nya. dari sinilah menyebabkan mengapa banyak sekali warga Jepang merayakan Natal walau sebenarnya mereka ini salah satu dari pengikut ajaran Shinto tersebut. Nah untuk bisa memperjelas itu semua maka, kami memberikan adanya fakta-fakta terkait hadirnya agama Shinto yang asal mulanya dari negara Jepang ini.

Tahun baru menjadi Perayaan Besar bagi Pengikutnya

Untuk para pengikut agama Shinto memang benar jika tahun baru menjadi perayaan yang sangat penting untuk para penduduk Jepang terutama bagi dia penganut murni dari aliran kepercayaan tersebut. mereka selaku pengikut akan mengunjungi kuil ketika tengah malam untuk berkumpul sambil melakukan ritual mereka dengan membunyikan lonceng. Dari berbagai sumber yang telah kita baca sebelumnya umumnya mereka selaku pengikut dari agama Shinto akan bergantian memukul lonceng sampai tiba lonceng yang besar dipukul sebanyak 108 kali. Maksud dari pemukulan lonceng ini memang memiliki pertanda adanya penghapusan dosa selama setahun terakhir sudah dilakukan oleh para penganutnya tersebut.

Kurang lebih dalam kurun waktu 3 hari setelah pemukulan lonceng, sebanyak 98 juta penduduk yang mendiami negara Jepang mereka akan singgah kembali ke kuil Shinto dalam melakukan doa dan mengetahui bagaimana ramalan selama setahun kedepan nantinya.jangan salah tradisi singgah di dalam kuil ini selalu konsisten dilakukan oleh para penganut dari ajaran Shinto yang benar-benar dipertahankan sampai dengan detik ini oleh semua penduduk Jepang tanpa adanya pengecualian.

Kami adalah Dewa yang TAK selalu Sempurna

Kalian tahu bahwa agama besar yang ada di dunia telah mengenal adanya Tuhan sebagai suatu hal yang begitu hebat dan tiada memiliki celah sama sekali. Tuhan yang dimaksudkan disini adalah zat yang bisa menciptakan semua makhluk di dunia tanpa terkecuali sama sekali. Benda mati maupun makhluk hidup semua memang atas kuasa dari Tuhan dan dalam agama Shinto dewa atau Tuhan kerap disebut dengan bahasa kami. Didalam keyakinannya sendiri mereka sudah memiliki jumlah 8 juta penganut dan sudah tersebar di seluruh penjuru dunia.

Dalam agama atau aliran kepercayaan Shinto kami ini bisa saja bersifat laut, bisa bersifat api, bisa bersifat pegunungan sampai dengan semua zat yang memang tersedia dari alam semesta. Selain itu manusia juga bisa kok dijadikan kita atau Tuhan sudah mati tapi perlu melalui proses pencucian terlebih dahulu. Dan yang terakhir pengertian kita sendiri bisa menjadi suatu hal yang baik maupun suatu hal dalam bentuk buruk yang nantinya bisa memicu kekacauan yang ada di dunia.

Sang Dewa Matahari Amaterasu

Bisa dikatakan dewa inilah yang paling diagungkan oleh penganut agama Shinto. Sebab amaterasu sendiri adalah seorang dewa atau kita atau Tuhan tertinggi di dalam kamus mitologi dan juga kepercayaan dari aliran Shinto tersebut. Untuk amaterasu sendiri sudah lahir dari mata kiri izanagi di saat dirinya bisa menyucikan diri sendiri setelah selesai melakukan kunjungan ke dunia bawah atau ke dunia neraka. Disaat bisa melihat putrinya lahir dengan adanya kehangatan dan juga cahaya yang begitu terang, definisi izanagi memerintahkannya langsung untuk bisa memerintah adanya takamagahara.

Pada akhirnya amaterasu menggambar Jepang yang modern dan menyuruh langsung cucu laki-lakinya yang memiliki nama ninigi, menjadi satu penguasa di bumi. Dan dari sinilah sejarah bahwa orang Jepang yang menjadi keturunan dewa matahari. bahkan cerita dari dewa amaterasu Ini masih saja bertahan hingga detik ini dan cocok dengan ajaran dari agama Shinto.

Sosok Inari yang selalu dipuja oleh hampir semua pemeluk kepercayaan Shinto

Jadi di dalam kepercayaan agama yang satu ini, amaterasu mungkin saja dipandang sebagai sosok keliru dari salah satu dewa atau yang dikatakan terlampau hebat di mata mereka semua. Dalam hal ini amaterasu di berikan gambaran bisa menghindari bumi dan memicu semua makhluk agar hidup dengan baik di alam semesta. Sedangkan untuk sosok inari sendiri menjadi dewa yang memberikan makanan bagi manusia. Ada yang tahu maksud dari pengertian dewa yang satu ini? Jadi bisa dikatakan sebagai dewa padi-dewa perdagangan maupun senjata hingga adanya dewa rubah.

Untuk saat ini bisa diketahui bahwa coolinary sudah masuk ke dalam ajaran Shinto dan sudah menjadi kuil terbesar sampai memiliki jumlah kurang lebihnya 75.000 buah. Inari sendiri sering diwujudkan sebagai sosok wanita muda, kakek tua sampai dengan tukar yang berbahagia keluar untuk lebih kurangnya dari kuil tersebut. Nah salah satu kuil inar yang terbesar di Jepang adanya di kota Kyoto dan memiliki nama fushimi-inari. kalau kalian penasaran boleh kapan-kapan berkunjung ke negara Jepang dan mencari kuil yang satu ini!

Pembangunan kuil setiap 20 tahun sekali

Jika sebelumnya fushimi-inari banyak dipergunakan untuk bisa menyembah adanya sosok inari maka, kali ini terdapat Ise Jingu yang nantinya bisa digunakan untuk kalian menyembah amaterasu. Kuil yang bernama ise jingu sudah dikenal sebagai salah satu kuil yang dikatakan paling keramat berada di Jepang sampai benar-benar keberadaannya tetap diakui begitu penting di sana. Ise jingu sendiri pada umumnya telah memiliki 120 kuil kecil yang mana sudah disusun dalam bagian depan-tengah sampai dengan bagian luar.

Ise jingu yang tersedia kali ini tidak memiliki usia 20 tahun. Pasalnya dalam sebuah tradisi yang berada di Jepang sudah mengajarkan untuk bisa menjalankan yang namanya Shikinen Sengu atau dalam bahasa Indonesianya sih membangun ulang dan merobohkan bangunan yang sudah lama ya istilahnya direnovasi gitu. dan hal ini sudah ditunaikan secara berkelanjutan dari generasi yang satu ke generasi generasi lainnya.